four Tren Bisnis Bidang Makanan Di Era New Normal

Tren bisnis kuliner di era new normal. | pexels.com/@ketut-subiyantoFimela.com, Jakarta Perubahan besar terjadi di tengah pandemi Corona, khususnya ketika sudah memasuki eranew regular.Gaya hidup masyarakat Indonesia berubah. Termasuk dunia bisnis makanan. Menurut Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia,physical distancingmenjadi kebiasaan penting yang diterapkan di kehidupan masyarakat.

Masyarakat kini menyesuaikan gaya hidup mereka dengan segala perubahannya, mulai dari cara berbelanja, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk pembelian makanan, berikut bahan-bahannya. Handhika mengatakan, kini pembelian makanan dan bahan makanan dilakukan secara on-line.

Pasalnya, masyarakat merasa lebih nyaman berbelanja leware-commerce.Bukan hanya pembeli, mitrabrandjuga ikut beradaptasi. Hal ini, menurut Handhika, membuat Shopee sebagaie-commercesebagai perpanjangan tangan bagi para pelanggan untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari.

“Semenjak physical distancing jadi kebiasaan penting yang diterapkan di kehidupan kita, kami melihat adanya perubahan yang disebabkan; terutama penyesuaian cara berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pembelian makanan dan bahan makanan, khususnya, kini dilakukan secara online karena konsumen menemukan kenyamanan tersendiri untuk melengkapi kebutuhannya melalui e-commerce. Penjual dan mitra brand beradaptasi dengan cepat, menjadikan Shopee sebagai perpanjangan tangan mereka untuk menjangkau pelanggan baru. Kami melihat ini sebagai evolusi jangka panjang, dan Shopee akan terus berusaha memimpin tren ini di tahun-tahun mendatang,” jelas Andhika.

Selain itu, pihak Shopee juga melihat adanya perubahan pada tren bisnis makanan dan bahan-bahan makanan. Berikut four tren baru yang mengubah dunia bisnis di eranew normalini.

1. Belanja Makanan Lewat e-Commerce
industri kuliner di tengah pandemi corona | pexels.com/@ketut-subiyantoKini, Shopee melihat, masyarakat cenderung memilikie-commercesebagai kanal untuk membeli makanan dan bahan makanan. Hal ini ditandai oleh adanya peningkatan 4 kali lipat pada jumlah pengguna yang melakukan pembelian produk makanan secara berulang dalam sebulan. Juga,e-commercemenawarkan berbagai kemudahan bagi pelanggan yang ingin berbelanja makanan.

2. Produk Makanan Terpopuler

Shopee melihat, selama bulan Maret, masyarakat cenderung membeli makanan cepat saji untuk stockdi rumah. Namun, masyarakat juga banyak membeli makanan segar lewatonline shopkarena adanya imbauanphysical distancingdari pemerintah. Seperti kecap asin, beras, gula kemasan, kopi instan, daging potong, dan kebab frozen.

three. Pria Lebih Sering Belanja Makanan

Pemebelian produk makanan secara online semakin meningkat. Bahkan, aktivitas belanja pria dan pengguna yang berada di luar Jakarta pun meningkat beberapa kali lipat. Pria tampaknya menjadi lebih sering memasak di rumah dan belanja bahan makanan dalam beberapa bulan terakhir.

four. Produk Makanan yang Lebih Beragam

Jumlah mitrabranddan penjual yang menawarkan produk makanan meningkat. Begitu juga varian makanan yang tersedia di Shopee. Untuk itu, Shopee memberikan kemudahan bagi para penjual dan pembeli lewat kampanye 7.7 Pesta Diskon Supermarket.

#ChangeMaker

Simak Video Berikut
VEMALE.COM – Ladies, Chef Diaz Raditya adalah salah satu chef yang punya pengalaman berbisnis kuliner sejak 7 tahun lalu. Simak yuk sharing beliau soal bagaimana memulai usaha di bidang kuliner. Tonton sampai habis, ya! — Produced by vemale….

*
*

;