5 Kuliner Kaki Lima Enak Di Surabaya Yang Bikin Lidah Bergoyang

Jalan-jalan ke sebuah kota, pasti salah satu yang dicari adalah kulinernya, bukan? Sama halnya dengan saya. Sejak memutuskan untuk berdomisili di Surabaya, saya pun kemudian harus merasakan bagaimana hidup di kota Pahlawan yang katanya kulinernya ueeenak! Apa lagi denger-denger kuliner kaki lima enak di Surabaya tersebar di banyak tempat.

Namun, yang namanya kota besar pastilah ada saja yang menjajakan kuliner kaki lima juga. Dan selama di Surabaya, ada beberapa referensi pedagang kaki lima yang menjajakan kuliner enak yang sayang jika dilewatkan ketika berada di Surabaya.

Begitupun dengan teman saya yang ketika datang ke Surabaya, baik dalam rangka ada pekerjaan atau sekadar jalan-jalan, biasanya sudah malas untuk ke mall. Makan di mall sudah mainstream. Nah, ada berikut adalah 5 kuliner kaki lima enak di Surabayayang biasa menjadi incaran mereka setelah penat dengan urusan pekerjaan yang rasanya pas di lidah dan pastinya ngangenin:

Bubur Ayam Jalan Jawa
Bubur Ayam Jalan JawaMenemukan pedagang kaki lima dengan menu kuliner satu ini pun secara tidak sengaja. Awalnya, saya mendapatkan kesempatan menginap gratis di salah satu resort bujet yang ada di Surabaya. Nah, karena keterbatasan service, khususnya breakfast, maka saya pun kemudian mencoba mencari sendiri di sekitar resort.

Beruntung karena saya sudah punya aplikasi pencarian tempat yang ada di ponsel. Tinggal Cari Aja tempat yang diinginkan dan lagi-lagi beruntung, saya menemukan spot kuliner kaki lima enak di Surabaya berupa Bubur Ayam.

Bubur Ayam Jalan Jawa di aplikasi Cari AjaKarena saya ada di hotel Jumat-Minggu, maka jadilah saya sarapan Bubur Ayam Jalan Jawa. Kenapa namanya begitu? Alasannya adalah memang bapak yang menjajakannya selalu ada di pojok Jalan Jawa, Surabaya. Mudah kok ditemukan. Harganya pun terbilang murah. Cukup membayar Rp 12.000,-, maka satu porsi bubur ayam, lauk ayam suwir dan rempelo, kerupuk dan kacang kedele pun, siap disantap.

Oiya, kalau ke tempat ini harus sabar. Karena pasti banyak yang antri, apalagi orang-orang yang sedang olahraga pagi, biasanya mampir untuk sekadar melepaskan lapar di sini.

Bakso Pak No Solo
Banyak yang belum tahu kalau ada bakso enak di sekitaran tempat saya tinggal. Ya, Bakso Pak No adalah salah satu kuliner kaki lima enak di Surabaya, khususnya Surabaya Selatan (Kecamatan Sawahan).

Bakso Pak No SoloDulu banyak dikenal karena Bakso Pak No dijajakan di area Petemon Timur, namun setelah pindah tempat dan hampir satu tahun tidak berjualan, kini Bakso Pak No kembali ramai saat berjualan di Petemon Barat. Baksonya enak, apalagi yang bakso kasar dan kerupuk.

Nasi Campur Bu Linda
Masih di seputar Surabaya Selatan. Di Jalan Bromo, tepatnya samping Pomp Bensin Arjuno, ada pedagang bernama Bu Linda yang sudah terkenal dengan menu masakannya. Selain Rawon, Nasi Pecel, yang paling sering dicari di sini adalah Nasi Campur-nya. Coba Cari Aja, sangat mudah kok menemukannya.

Nasi Campur Bu LindaPelanggan setia Bu Linda adalah para pekerja kantoran yang ada di sekitaran Jalan Arjuno, meskipun tidak menutup kemungkinan ada yang datang dari berbagai wilayah di Suarabaya. Harganya bersahabat, potongan lauk-pauk yang lumayan besar, worth it lah untuk harga kuliner kaki lima enak di Surabaya yang satu ini. Minumnya bisa es teh manis atau es jeruk. Mau hangat, boleh banget!

Rawon Empal Bu Mun
Kalau di Surabaya Selatan, ada nasi Rawon Empal yang enak juga. Tidak kalah dengan menu Rawon di pusat kota yang sudah sangat terkenal. Harganya pun berbeda jauh.

Rawon Empal Bu MunHanya saja biasanya buka di atas jam 6 sore. Harganya pun masih terbilang aman untuk sepiring nasi, empal rawon, kering tempe dan sedikit kecambah. Ada yang bilang sih mahal, tetapi menurut saya masih termasuk wajar. Karena kuliner kaki lima enak di Surabaya memang tak selalu harus di bawah nominal dua puluh ribu rupiah, bukan?

Coto Daeng Mochtar
Oiya, ini memang bukan kuliner khas Surabaya sih tetapi enaknya nampol banget. Masakan yang berbahan dasar daging dan kuah dari bumbu kacang dengan segala jenis rempah khas, membuat lidah orang Surabaya pun merasakan nikmat. Hal ini terbukti karena setiap kali lewat di Jalan Raya Dukuh Kupang, Surabaya, terlihat kalau warung Daeng Mochtar selalu saja ramai.

Coto Daeng MochtarAwalnya saya pikir hanya orang Makassar yang makan di sana, ternyata tidak demikian adanya. Kalau sudah makan Coto biasanya bisa ditambah dengan menyantap Es Pisang Ijo.

Harga bagaimana? Tenang! Satu porsi lengkap terdiri atas semangkuk Coto, ketupat, satu minum kisaran harga tidak lebih dari Rp 35.000,-. Kalau masih bingung dengan lokasinya cuss Cari Aja by way of aplikasi pencarian tempat, pasti ketemu!

Coto Daeng Mochtar di aplikasi Cari AjaWell… inilah 5 kuliner kaki lima enak di Surabaya yang bikin lidah bergoyang. Harga dan rasa sesuai. Bahkan seringkali sedikit heran jika harganya murah dengan rasa yang enak. Jadi, kalau ke Surabaya tidak perlu bingung dan takut budget membengkak untuk urusan perut.
Penulis: Rahmah